Program Studi Magister Teknik Sipil (selanjutnya disingkat Program Studi MTS UNS) Universitas Sebelas Maret Surakarta, sejak awal berdirinya (2006) dirancang untuk tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan dalam proses pembelajaran, tetapi juga menanamkan nilai-nilai etika akademik. Salah satu nilai etika akademik yang ditanamkan adalah kepedulian terhadap infrastruktur yang telah dimiliki bangsa Indonesia. Bangunan tersebut ada yang sudah lama terbangun dan sangat membutuhkan pemeliharaan yang layak. Untuk itu Program Studi MTS UNS bertekad membekali mahasiswa dalam bidang teknik rehabilitasi dan pemeliharaan bangunan agar bangunan dapat berfungsi sesuai dengan life time yang direncanakan atau bahkan lebih lama.

Dalam penyusunan visi, misi, tujuan, dan sasaran Program Studi MTS UNS segenap unsur di Program Studi yang meliputi Pengelola Program Studi MTS, staf pengajar, dan tenaga kependidikan (staf) dilibatkan secara aktif. Selain itu dalam penyusunan ini juga melibatkan mahasiswa, alumni, dan pengguna lulusan. Mekanisme penyusunan visi, misi, tujuan, dan sasaran dapat dijelaskan berikut ini :

1. Pembentukan tim penyusun visi, misi, tujuan, dan sasaran Program Studi MTS UNS, melalui surat tugas.
2. Analisis terhadap berbagai regulasi dalam pendidikan, seperti UU RI No. 20 Tahun 2003 tentang Pendidikan Nasional, UU RI No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, PP No. 19 Tahun 2005 tentang Sistem Pendidikan Nasional, HELTS Depdiknas.
3. Analisis visi, misi, tujuan, dan sasaran UNS serta Program Pascasarjana UNS.
4. Evaluasi tuntutan pemangku kepentingan eksternal dan internal Program Studi.
5. Merumuskan draf perbaikan visi, misi, tujuan, dan sasaran Program Studi MTS UNS
6. Rapat pembahasan draf visi, misi, tujuan, dan sasaran Program Studi MTS yang diikuti Pengelola Program Studi MTS UNS, tim penyusun, mahasiswa, alumni, dan pengguna untuk memperoleh masukan guna penyempurnaan draf.
7. Finalisasi rumusan visi, misi, tujuan, dan sasaran oleh tim.
8. Sosialisasi visi, misi, tujuan, dan sasaran Program Studi MTS UNS kepada pemangku kepentingan pendidikan (stakeholders) melalui berbagai media, seperti buku panduan akademik (Introweek), poster, banner, papan pemberitahuan, leaflet, website Program Studi MTS UNS serta berbagai forum yang relevan.